Cari Posting Lainnya

Memuat...

Selasa, 10 November 2015

Pie Ayam Jamur ala Jamie Oliver

Kali ini, judulnya menipu. Hahaha..
Tentu saja resep yang saya pakai benar resepnya Mister Jamie, tapi karena saya malas bikin kulit pie-nya dan di sini nggak ada yang jual kulit pie siap pakai, akhirnya saya ganti pembungkusnya pakai makaroni *nyengir*.

Enak dan mudah.

Awalnya saya sempat mencoba resep ini dalam bentuk pie, karena memang punya kulit pie sisa dari Eggtart. Tapi sayang kulit pie ala saya rasanya asin jadi nggak cocok dipadankan dengan isian yang gurih. Ihiks..

Padahal udah dihias pakai cetakan kuker. Tapi sayang hasilnya nggak sesuai ekspektasi.

Sudah gitu, kulit pie saya terlalu renyah dan mudah hancur :p

Saya juga sempat iseng coba-coba memasangkan isian pie ini dengan roti tawar. Hasilnya enak tapi makannya jadi nggak praktis. Terakhir saya coba mencampurkan ke macaroni, dan ternyata saya lebih suka hasil eksperimen yang terakhir ini. Hahaha.. Ini sih judulnya menghabiskan bahan makanan sisa ya :D


Buat yang mau coba, silakan diintip resepnya. Saya dapat dari diskusi di forum situs Mister Jamie. Aslinya resep ini ditayangkan di serial Jamie's 30 Minute Meals. Tapi di sana nggak ada resepnya.

Chicken Pie
(Adapted from Jamie’s 30-Minute Meals)



Bahan :
500 gr daging ayam (paha atau dada)
mentega secukupnya (kira-kira 1 sdm)
1 ikat daun bawang (saya pakai 2 batang)
150 gr jamur kancing
1 sdm tepung terigu
2 sdt English mustard (saya skip karena nggak punya)
1 sdm creme fraiche (saya ganti susu evaporated)
300 ml kaldu ayam
sedikit thyme (1-2 cubit)
1/2 buah pala, parut
1 lembar puff pastry (saya ganti jadi macaroni kurang lebih 200 gr)
1 butir telur
garam dan lada secukupnya
extra virgin olive oil (saya pakai minyak sayur biasa)

Metode :
1. Panaskan oven sampai 200 C. 
(Kalau pakai macaroni, skip proses ini dan mulai dengan merebus macaroni sesuai petunjuk kemasan)
2. Potong-potong jamur dan iris daun bawang. Potong daging ayam jadi ukuran bite-size

3. Panaskan minyak dan mentega di penggorengan, masukkan ayam dan masak sebentar. 
4. Tambahkan jamur dan daun bawang, lalu masukkan tepung dan aduk rata.
5. Setelah itu masukkan mustard, creme fraiche dan kaldu ayam. 
6. Terakhir, tambahkan thyme dan parutan pala. Bumbui dengan garam dan lada, dan biarkan meletup-letup di atas kompor sambil menyiapkan kulit pastry. (Jangan lupa kecilkan apinya)
7. Taburi area kerja/talenan dengan sedikit tepung, dan keluarkan kulit pastry di atasnya. Cetak kulit pastry ke loyang pie & rapikan sisi-sisinya. Jangan lupa sisakan sedikit kulit pastry untuk pinggiran pie-nya.
8. Cek isian pie-nya, kalau sudah mengental, tuang isian ke dalam loyang pie lalu tutup dengan kulit pastry. Olesi dengan telur kocok dan panggang selama 15 menit atau sampai kecoklatan.
9. Kalau pakai macaroni, ketika isian pie sudah mengental, masukkan macaroni dan aduk rata. Matikan api, angkat dan sajikan. Boleh ditambah keju parut kalau suka.

Terima kasih, selamat mencoba :)

Jumat, 24 April 2015

Nasi Gulung Tuna (Kimbap)

Waktu saya sadar kalau saya belum pernah posting soal resep Kimbap, rasanya kaget juga. Hehehe.. soalnya saya sering sekali membuat nasi gulung ini. Sering juga saya modifikasi isinya, mulai dari tuna, daging ham kalengan, sosis, abon, suwiran ayam. Pokoknya resep ini cocok banget deh kalau lagi malas masak.

Hasil gulungannya masih berantakan.

Yang penting untuk diperhatikan, jangan membuat Kimbap menggunakan beras yang pera. Pakai beras yang pulen supaya pas digulung nggak buyar dan rasanya nggak seret. Kalau untuk teknik menggulungnya, bisa lihat video tutorial di youtube. Intinya menurut saya, perbanyak jam terbang aja supaya hasil gulungannya bisa bagus dan rapi.

Siap-siap sebelum mulai kerja.

Resep yang saya pakai ini resepnya Maangchi, kalau sudah praktek resep ini, nanti gampang kalau mau memodifikasi isiannya. Kalau bisa, jangan hilangkan takuan atau acar lobaknya, soalnya entah kenapa si acar lobak ini enak banget kalau digulung ke dalam nasi, tumisan tuna plus nori. Selamat mencoba.

KIMBAP
Resep asli bisa dilihat di sini.


Bahan (untuk 2-3 orang) :
5-6 cup nasi (dari 3 cup beras)
2-3 lembar rumput laut untuk sushi (nori)
Acar lobak kuning (takuan)
1 alpukat (saya skip)
1 kaleng tuna (atau bisa juga pakai tuna segar yang dikukus/digoreng lalu disuwir-suwir)
1 sdm kecap asin
1/2 sdm gula
1 siung bawang putih, cincang.
1 sdt lada hitam bubuk
1 batang daun bawang, iris-iris.
2 sdt minyak wijen
1 sdm biji wijen

Bahan untuk membumbui nasi, campur jadi satu :
1/2 sdt gula
1 sdt garam
1 sdm cuka

Metodenya :
1. Aduk rata nasi dengan campuran cuka, sisihkan.

Nasinya langsung dibumbui di rice cooker.

2. Panaskan penggorengan, beri sedikit minyak wijen (atau kalau pakai tuna kalengan yang ada minyaknya, pakai saja minyak yang dari kalengnya). Masukkan tuna kalengan dan tumis sambil diaduk selama 2 menit.
3. Tambahkan kecap asin, gula, bawang putih cincang dan lada. Aduk rata dan masak kembali selama kurang lebih 3 menit.
4. Matikan api, tambahkan irisan daun bawang, minyak wijen dan biji wijen.

5. Iris-iris acar lobak & alpukat supaya mudah digulung nantinya.

Ini Takuan homemade, nanti saya bagi ya resepnya. Gampang banget.

6. Letakkan selembar nori di atas tikar bambu untuk sushi, beri beberapa sendok nasi di tengahnya.
Usahakan lapisan nasi tidak terlalu tebal, dan biarkan 1/3 bagian dari nori sebelah atas tetap kosong supaya mudah digulung nantinya.
7. Tambahkan 2-3 sendok tumisan tuna ke atas nasi, susun irisan acar lobak & alpukat di atasnya.

Jangan terlalu penuh ya isinya, nanti susah digulung.

8. Gulung perlahan dengan menggunakan tikar bambu.
9. Setelah digulung, potong-potong setebal 2 cm dan sajikan (supaya pisaunya tidak lengket, lap pisau dengan kain basah sebelum memotong).

Jumat, 10 April 2015

Old School Cheese Cake

Selama ini untuk cheese cake, saya selalu setia sama versi unbaked. Masalahnya selain karena itu favorit suami, saya sudah beberapa kali mencoba resep Japanese Cheese Cake dan belum ada yang berhasil dengan sempurna. Mungkin saya belum cukup memahami karakteristik oven saya, mungkin juga saya belum berjodoh dengan spesies cheese cake yang ringan seperti kapas itu *ceile*.

Nyamm! Ada kismis dan wangi kayumanis, enaak!

Seharusnya cream cheese yang sisa kemarin ini, diminta untuk dibuatkan unbaked cheese cake oleh pak suami. Tapi karena saya iseng dan pingin cepat menghabiskan cream cheese-nya, saya akhirnya mencoba resep ini.


Resep ini sudah lama sekali jadi penghuni buku resep saya, saya dapat dari blog-nya Mbak Camelia yang dulu sering banget saya intip. Hehehe.. Coba deh main ke sana, resepnya enak-enak dan ceritanya seru.


Seperti biasa, resepnya tidak mengecewakan. Meski awalnya saya sempat ragu melihat metodenya. Tapi hasilnya enak, betul-betul seperti cheese cake ala Amerika yang rasa kejunya dominan. Rasanya seperti dapat tendangan bebas di setiap kunyahan karena kue ini kaya rasa; ada asin gurih dan sedikit asam dari keju, lalu manis dan wangi kismis, dan ada harum rempah kayumanis. Semuanya terkomposisi dengan baik dan membuat saya ingin memakannya lagi dan lagi.


Oh iya, karena cheese cake ini tidak ada crust-nya, mungkin akan terasa sedikit berat. Tapi dimakan dengan secangkir kopi, pasti cocok untuk ngemil di waktu santai. Silakan dicoba.

Old School Cheese Cake
(aslinya Old Fashioned Baked Cheesecake by Annie Bell)
resepnya saya intip dari sini, terima kasih Mbak Camelia :)


Bahan untuk alas :
25 gr mentega, suhu ruang
25 gr tepung roti *memang jumlahnya hanya sedikit, tapi sangat cukup kok.
1 sdt gula kastor/gula pasir halus

Bahan isi :
700 gr cream cheese full fat
225 gr gula kastor/gula pasir halus *Untuk yang nggak suka manis, bisa dikurangi 25-30 gr
2 butir telur ukuran sedang
350 ml whip cream
40 gr tepung terigu, ayak.
1.5 sdt vanilla extract *saya pakai pasta vanili
75 gr kismis
biji pala, parut. *saya ganti dengan kayu manis bubuk sesuai selera.

Metodenya :
1. Panaskan oven hingga 200 C. *Saya di suhu 175 C
2. Olesi loyang bongpas dengan semua mentega yang ada di resep (25 gr).
3. Campur tepung roti dengan gula, tuang ke loyang yang sudah diolesi mentega, tekan dan ratakan  dari dasar sampai ke sisi loyang.
4. Untuk isi, campur cream cheese dan gula menggunakan food processor.*Saya pakai mixer
5. Tambahkan telur dan whip cream, aduk rata. Masukkan tepung dan vanila extract, aduk sampai rata.
6. Masukkan kismis, aduk rata. Tuang ke loyang, lalu bubuhi permukaannya dengan bubuk kayu manis/pala.
7. Panggang selama 45 menit sampai bagian pinggirnya mengembang dan hampir set (bagian tengahnya masih goyang jika loyang digerakkan). *Perhatikan oven masing-masing, jangan sampai kepanasan.
8. Matikan oven, buka tutup oven sedikit dan biarkan cheese cake di dalam oven selama 1 jam.
9. Keluarkan cheesecake dari oven dan biarkan sampai dingin, lalu tutup asal dengan aluminium foil dan masukkan ke dalam lemari es. Pada saat akan disantap, keluarkan dari lemari es 30 menit sebelum disajikan.

Kamis, 09 April 2015

Gaji Namul, Seratus Persen Terong

Serius, ini bukan untuk yang nggak suka terong. Kalau di terong balado atau sambal terong, aroma bawang dan cabe bisa menenggelamkan rasa asli terong. Nah kalau di resep ini menurut saya tekstur dan rasa terong diekspos, dan bumbunya itu dipakai untuk membuat rasanya jadi makin sedap. Kalau lagi malas masak dan nggak benci terong, saya sangat merekomendasikan resep ini.


Terong yang dikukus jadi terasa seperti jamur. Bumbunya juga khas Korea banget, aromanya dominan bawang putih dan kecap asin. Kalau buat saya sih cocok banget dimakan bareng nasi.

Makin halus suwirannya, makin terserap bumbunya.

Dulu saya pernah jajal resep ini dan saya tidak suka. Ternyata masalahnya ada di pemilihan jenis terong yang dipakai dan kecap asin. Pastikan untuk beli terong impor yang pendek dan nggak terlalu banyak biji. Jadi baunya nggak terlalu menyengat. Kecap asin juga punya peran utama di resep ini, kalau bisa pakai kecap asin kualitas bagus supaya harum. Bubuk cabenya juga lebih enak kalau pakai gochugaru yang biasanya dipakai untuk membuat kimchi.

Ini Gaji Namul yang saya buat beberapa tahun lalu menggunakan terong lokal.

Seperti halnya resep sederhana lainnya, kualitas bahan sangat menentukan hasil akhir. Jadi sebisa mungkin, pakai bahan-bahan yang bagus yaa supaya hasilnya enak. Selamat mencoba.

GAJI NAMUL (EGGPLANT SIDE DISH)
Resepnya bisa diintip di situs maangchi




Bahan (untuk 4 orang) :
3-4 terong (saya pakai terong impor yang agak bulat pendek), buang tangkainya dan cuci bersih.
3 siung bawang putih, cincang.
2 batang daun bawang, iris.
1 sdm kecap asin
1 sdt kecap ikan
1 sdt bubuk cabe (lebih enak pakai gochugaru--bubuk cabe korea)
2 sdt minyak wijen
1 sdm wijen

Metodenya :
1. Belah terong memanjang menjadi dua, lalu potong-potong sepanjang 5 cm.
2. Kukus terong sampai lunak selama kurang lebih 5 menit dengan api sedang.
3. Keluarkan terong dan diamkan sebentar supaya tidak terlalu panas.
4. Suwir-suwir terong mengikuti arah seratnya. *Bijinya boleh dibuang sebagian supaya teksturnya lebih enak.
5. Aduk rata bawang putih cincang, kecap asin, kecap ikan, bubuk cabe, daun bawang dan minyak wijen di mangkok.
6. Masukkan suwiran terong dan aduk rata. Taburi dengan wijen. Siap disajikan dengan nasi hangat.

Selasa, 17 Maret 2015

Cheese Cake Ubi Ungu

Sudah lama banget nggak blogging! Saya akui beberapa bulan belakangan memang agak sibuk (ciee), ditambah lagi modem & kompi berturut-turut rusak.. hiks. Jadi sempat riweuh dengan dunia online.


Awal mula saya dapat resep ini sebenarnya karena saya sempat ketemu dengan teman sesama penggemar kuliner. Waktu itu kopdar perdana dan dia bawa japanese cheese cake buatan sendiri untuk dimakan ramai-ramai. Rasanya enaaaak banget! Soalnya memang dia sering sekali icip dan praktek bikin cheese cake, jadi sudah sangat paham seluk-beluknya. Cheese cake buatan dia yang saya makan waktu itu sama sekali tidak berpori dan sangat lembut.

Untuk hiasan atasnya, saya pisahkan sedikit adonan lalu diberi 2-3 tetes pewarna ungu.

Sesudah dingin, tengahnya retak karena ternyata masih agak basah :p
Nah setelah ngobrol panjang, saya diberi resep yang menurut dia enak dan unik. Saya memang agak payah kalau berurusan dengan cheese cake, kecuali yang tidak dipanggang. Jadi waktu saya praktekkan resep ini sesuai dengan tips yang diberikan, tetap aja hasilnya belum bisa secantik punya teman saya.. Hehehe.. Tapi kalo soal rasa sih, enaaak.

Rasanya ringan sekali, mirip cotton cake yang diberi sentuhan cream cheese.

POTATO CHEESE CAKE
Sumber : SEDAP 05/IX/08

 

Bahan : 
100 gr kentang kukus, haluskan (saya ganti dengan ubi ungu)
100 gr cream cheese
90 gr susu evaporated
60 gr mentega tawar (saya pakai mentega biasa dan skip garam)
120 gr kuning telur (6-7 telur)
50 gr tepung terigu protein rendah
20 gr tepung maizena
150 gr putih telur (5-6 telur)
¼ sdt gram (saya nggak pakai)
½ sdt cream of tartar
100 gr gula pasir halus

1 sdt vanilla extract atau air lemon (tambahan, boleh di-skip)

Method :
1. Tim cream cheese + susu evaporated sambil diaduk hingga keju larut.
2. Masukkan kentang dan mentega, aduk sampai mentega larut. Angkat.
3. Tambahkan kuning telur satu per satu, aduk rata.
4. Masukkan terigu & maizena sambil diayak, aduk rata. Sisihkan.
5. Kocok putih telur, garam & cream of tartar hingga berbusa. Tambahkan gula pasir sedikit demi sedikit, kocok hingga soft peak. (Tips dari teman saya, kocok dengan mixer kecepatan tinggi sampai mengembang, lalu turunkan ke kecepatan paling rendah. Kocok sampai soft peak supaya nggak ada porinya)
6. Tuang kocokan putih telur ke dalam adonan cream cheese sedikit demi sedikit sambil aduk balik hingga rata.
7. Tuang kedalam Loyang uk 26 x 26 x 4 cm yang dialas kertas roti TANPA oles mentega. (Saya pakai loyang bulat diameter 20 cm)
8. Oven au bain marie selama 40 menit dengan suhu 160 celcius. (Perhatikan waktu panggangnya dan tes tusuk ya, karena setiap oven beda-beda. Punya saya tengahnya ternyata masih agak basah.. huhuhu.
)