Cari Posting Lainnya

Memuat...

Kamis, 10 Januari 2013

4 Nominasi Eggtart ala Eggknock

Sebagai pedagang eggtart, observasi dan survei itu sangat penting. Maka itulah, setiap kali ketemu eggtart yang penampilannya menggiurkan atau merknya sohor, saya selalu nyicip. Hehehe.. alasan banget, memang dasarnya tukang makan sih jadi sekalian deh dicicip sambil ditelaah dan dinikmati.
Nah, sejauh ini ada beberapa eggtart yang sudah sempat dijajal. Saya coba review satu per satu ya :

1. Eggtart Ming Xiang Tai

Mereka hanya jual Portuguese Eggtart, piringnya antik!
Lokasi : Sebenarnya waktu itu saya nyasar.. hehehe. Tapi nyasar membawa hikmah karena bisa menemukan toko vintage yang super keren ini. Untung ada Om Google. Berikut ini alamat lengkapnya No. 133, Jalan Burmah, Georgetown, Penang, 10050, Pulau Pinang, 10050, Malaysia.

Lihat deh semua kue mereka, meski agak berantakan tapi keliatannya enak >.<

DC (Damage Cost) : Untuk eggtart-nya, per piece hanya dihargai RM 1.40. Kurang lebih IDR 4000-an. Menurut saya sih untuk ukuran dan kualitasnya, harga segitu termasuk murah.


Crust point : 4.2 / 5. Renyah! Tipikal Portuguese Eggtart yang kulitnya seperti pastry, berlapis-lapis. Tapi renyahnya pas dan terasa ringan, nggak ada bau minyak atau "lemak". Jadi rasanya "clean".
Filling point : 3 / 5. Manisnya samar-samar, kalau yang suka manis pasti bilangnya hambar. Teksturnya lumayan padat tapi secara keseluruhan terkesan plain karena nggak terlalu harum dan nggak terasa rich. Jadi rasanya tidak ada yang istimewa dan tidak ada yang menonjol. Mungkin memang karakteristik yang mau ditampilkan adalah eggtart yang bisa dimakan banyak tanpa merasa overwhelm.

Super vintage, tapi keren dan bersih, love it!

Special point : Tempat dan tema brand-nya yang beratmosfer jadul, benar-benar keren. Mereka juga konsisten sekali menjaga cita rasa eggtart mereka. Jadi ada karakteristik tersendiri.
Tingkat craving : 3.5 / 5. Porsinya sesuai dengan fungsinya sebagai dessert, nggak terlalu besar, nggak terlalu mini, jadi sesudah makan nggak terasa begah atau eneg.

2. Eggtart ala RS. Adventist


Lokasi : Siapa yang nyangka kalau di dalam rumah sakit Adventist, ada bakery yang enak. Saya perhatikan, setiap hari bakery ini ramai banget pengunjungnya. Mulai dari dokter, suster, keluarga pasien, sampai orang luar yang sengaja datang untuk beli roti gandum khas Adventist. Alamat lengkapnya ada di Penang Adventist Hospital, 465 Jalan Burma, 10350 Penang, Malaysia.
Website :  http://www.adventistbakery.com/index.asp
DC (Damage Cost) : Kalau nggak salah, harganya RM5.80 untuk 4 pieces, jadi per-eggtartnya hanya RM1.45 (kurang lebih IDR 4500).
Crust point : 4 / 5. Mirip biskuit, rasanya agak manis, lumayan renyah dan crumbly. Dan meski ini makanan vegetarian, tapi tetep enak lho.
Filling point : 3 / 5. Setipe dengan Ming Xiang Tai, isiannya nggak terlalu manis dan ringan. Sepertinya sih eggtart ala Penang memang tipenya enteng-enteng begini, jadi kalau dimakan banyak juga nggak berasa eneg.
Special point : Karena dijual di bakery milik rumah sakit dan temanya vegetarian, jadi sepertinya bisa dikategorikan sebagai cemilan yang sehat.
Tingkat craving : 2.5 / 5. Kalau kebetulan pergi lagi, saya mungkin akan beli. Tapi kalau untuk jadi oleh-oleh, mungkin saya akan lebih prefer yang lainnya.

3. Eggtart ala Singapore


Lokasi : Ditemukan secara nggak sengaja di City Square Mall, Singapore. Alamat lengkapnya di 180 Kitchener Road, #B1-K11, Singapore 208539.
Website : http://www.fancydelight.com.sg/products.html
DC (Damage Cost) : Harganya S$1.40 per-piece. Kurang lebih IDR 11000-an, lumayan juga ya :D tapi kualitasnya worth the price, kok!

Ada yang strawberry juga! Kyaa, definitely coming back!

Crust point : 4.3 / 5. Teksturnya mirip dengan eggtart yang saya beli di Adventist, tapi yang ini lebih padat, nggak terlalu crumbly, dan lebih tipis. Bentuknya seperti cup, jadi agak tinggi kalau dibandingkan dengan eggtart Penang, dan ada beberapa rasa yang bisa dipilih.


Filling point : 4.8 / 5. Karena crust-nya tinggi, jadi isinya lumayan banyak. Dari semua eggtart yang saya cicipi, baru kali inilah saya menemukan cita rasa filling yang menurut saya pas dan enak! Manisnya pas, nggak hambar tapi juga nggak terlalu medok. Sudah gitu, selain filling custard, ada juga tambahan lainnya sesuai dengan rasa eggtart-nya. Misalnya yang rasa durian, di dasar custard-nya disisipi dengan daging durian betulan. Yang rasa coklat juga enak banget lho.


Special point : Variannya yang sangat banyak. Sayang sekali waktu saya beli, saya nggak sempat nyicip yang asin (mereka punya yang rasa mushroom chicken dan curry chicken).
Tingkat craving : 4.5 / 5. Saya pasti akan balik lagi dan mencoba yang belum sempat saya beli kemarin :D

4. Eggtart Golden Egg


Lokasi : Ada di Gandaria City (Jalan Sultan Iskandar Muda 12230, Indonesia), Living World (Alam Sutera), dan Pasar Modern BSD.
DC (Damage Cost) : Per-eggtartnya dibanderol IDR 6800.
Crust point : 3.8 / 5. Untuk Portuguese eggtart-nya lumayan oke. Kalau yang original, tipenya mirip dengan eggtart yang saya makan di Penang.
Filling point : 3.7 / 5. Sebenarnya saya nyicip ini udah lama, tapi saya ingat rasanya lumayan enak, hampir mirip dengan eggtart yang saya cicip di Penang, tapi lebih manis. Saya suka portuguese eggtart-nya, karena di permukaannya ada sedikit sensasi gosong, enaak.

Portuguese eggtart ala Golden Egg.

Special point : Mungkin karena jarang sekali ada bakery spesialis Eggtart di Indonesia, jadi Golden Egg masih jadi pilihan utama. Selain rasanya yang universal, harganya juga masuk akal dan variannya lumayan banyak.
Tingkat craving : 4 / 5. Menurut saya, eggtart-nya paling enak dinikmati di tempat, pas lagi hangat-hangat.

Sebenarnya banyak eggtart yang sudah saya coba, kebanyakan yang dijual bebas di pasar atau di tempat jajanan. Tapi karena rasanya nggak terlalu istimewa, saya nggak akan masukkan ke daftar nominasi.

Yang ini, crust-nya tipiiiis banget, tapi sayang filling-nya kurang yahud.
Semoga nanti saya punya kesempatan untuk nyicip eggtart-eggtart lainnya dan update lagi ya. Karena menurut saya eggtart ini khas banget, beda owner, beda juga resep dan metodenya. 
Thank you for reading :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar